mendidik anak


Anak anak merupakan generasi yang sedang tumbuh. Ia bisa tumbuh besar, dan besar sekali, melebihi dari kita ini. Demikian pentingnya menanamkan  kepribadian sejak usia dini agar mereka memiliki dan perilaku yang baik kelak setelah dewasa.

Membangun kepribadian seorang anak biasanya dimulai dari masa kanak kanak di lingkungan rumah, sehingga orang tua mempunyai tanggung jawab besar dalam pembentukan harga diri (self esteem) sang anak.

Beberapa tips untuk membangun harga diri dan kepribadian pada anak,:
(dikutip dari beberapa media)

* Menjadi pendengar yang baik:. Sesibuk apa pun, berikan sebagian waktu untuk bersama anak-anak setiap hari. Tinggalkan semua pekerjaan, duduk dan bicaralah dengan anak Anda seperti halnya Anda berbicara dengan orang dewasa..

* Memberikan pujian: Anak anak sering untuk menunjukkan suatu keahlian atau hasil ujian yang diperolehnya di sekolah. Berikan pujian untuk karyanya, namun jangan berlebihan.

* Tidak mem-banding-kan: Orang tua sering membandingkan satu anak dengan anak lain atau tetangga dengan maksud bahwa anak dapat berubah dan menjadi seperti yang diharapkan. Cara seperti ini dapat mengarah ke pembentukan perasaan rendah diri pada anak anak.

* Memberikan kritikan: Kritik yang keras selalu membawa hasil yang merugikan. Mengkritik hendaknya dilakukan dengan kata-kata yang halus agar tidak menyinggung perasaannya.

* Menjadi contoh tauladan: Anak-anak umumnya cenderung mengamati perilaku dan sikap siapa saja termasuk orang tuanya. Perilaku yang baik akan menjadi panutan yang baik pada anak-anak.
Sumber: Koran Kompas


Komentar

  1. Anak-anakku yang hebat,
    Membangun karakter baik itu ibarat menanam sebuah pohon. Jika kalian merawatnya dengan baik, memberi pupuk berupa kejujuran, menyiramnya dengan kebaikan hati, dan menjaganya dari hama rasa iri, maka pohon itu akan tumbuh besar, kokoh, dan menghasilkan buah yang manis. Buah itu adalah kebahagiaan, rasa hormat dari orang lain, dan kepuasan batin.
    Jadilah Pribadi yang Jujur
    Jujur itu seperti pondasi rumah. Tanpa pondasi yang kuat, rumah akan mudah roboh. Saat kalian jujur, kalian tidak hanya dipercaya oleh orang lain, tetapi yang paling penting, kalian juga bisa memercayai diri sendiri. Berani mengakui kesalahan adalah bagian dari kejujuran dan itu menunjukkan kalian adalah orang yang berani dan bertanggung jawab.
    Miliki Sikap Berani
    Berani bukan berarti tidak takut. Berani adalah menghadapi ketakutan. Berani itu bangkit setelah terjatuh, berani membela teman yang sedang dirundung, dan berani untuk mencoba hal baru meskipun kalian tidak yakin akan berhasil. Berani juga berarti berani mengatakan 'tidak' pada hal yang salah.
    Tumbuhkan Rasa Peduli
    Dunia ini akan menjadi tempat yang jauh lebih indah jika kita saling peduli. Mulailah dari hal kecil, seperti menawarkan bantuan pada teman yang kesulitan, mendengarkan cerita teman dengan sungguh-sungguh, atau sekadar mengucapkan terima kasih. Peduli adalah kunci untuk menjalin persahabatan yang tulus dan membuat orang-orang di sekitar kalian merasa dihargai.
    Hati yang Pemaaf
    Memaafkan bukan berarti kalian membiarkan kesalahan terjadi, tetapi itu berarti kalian memilih untuk melepaskan beban di hati. Memaafkan orang lain membuat hati kalian lebih tenang, dan meminta maaf saat berbuat salah menunjukkan bahwa kalian adalah orang yang rendah hati dan berbesar jiwa.
    Ingat, karakter baik bukanlah sesuatu yang didapat secara instan. Itu adalah perjalanan seumur hidup. Setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari hari kemarin. Teruslah tumbuh dan bersinar, anak-anakku!

    BalasHapus
  2. https://www.facebook.com/share/p/199ZBBE9hB/

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer